Bedah Buku “Pak Dhe GeBloG”

Tak bisa diingkari lagi bahwa aku sangat senang ketika akhirnya bukuku laku. Apalagi terjualnya di kalangan elite ITB dalam rangkaian acara BlogShop Kompasiana.

Acara jualan buku ini tadinya tidak masuk acara kompasiana, tetapi teman-teman bloggerbekasi yang ikut dalam acara kompasianalah yang  membuat acara jualan bukuku masuk dalam acara blogshop kompasiana.

Inilah yang membuatku tersenyum. Pasti teman-teman kompasiana kaget dengan tingkah laku para kompasiana yang berasal dari bekasi ini. Mereka lebih suka pakai otak kanan dibanding otak kiri. Action dulu, mikir kemudian. Kalau salah? Ya segera action untuk memperbaiki kesalahan yang ada.

Komunitas Be-Blog [Bloggerbekasi.com] memang sudah kerasukan “racun” dari teman-teman TDA Bekasi yang suka makai otak kanan dibanding otak kiri. Yang terlihat menarik dan bermanfaat bagi blogger bekasi, maka mereka [para peracun ini] pasti langsung saja melakukan “action”-nya.

Itulah yang dilakukan oleh teman-teman kompasiana yang tergabung dalam komunitas Be-Blog. Dalam acara blogshop kompasiana di ITB, merekapun jualan buku. Hasil penjualan bukunya semuanya disumbangkan kepada komunitas bloggerbekasi [Be-Blog] yang akan segera mengadakan launchingnya.

Acara jualan buku ini akan diulangi lagi pada acara buka bersama para anggota Be-Blog tanggal 12 September 2009 di BCP [Bekasi Cyber park]. Acara yang unik ini akan merupakan ajang pemanasan launching Be-Blog. Unik karena yang hadir benar-benar blogger bekasi yang cinta akan bekasi. Mereka datang sendirian atau berombongan tidak menjadi masalah, karena mereka akan membayar sebesar makanan yang mereka makan. Istilahnya YarWe, mbayar dewe-dewe alias bayar sendiri-sendiri.

Bagi yang sudah pernah membaca bukuku, maka mereka akan memberikan testimoninya.

Mau gabung?

Silahkan datang di acara bedah bukuku, tanggal 12 September 2009. tempatnya di BCP. Waktunya sebelum buka puasa. Harga tiket? Cukup membayar sesuai makanan yang dimakan. Acara ini adalah pemanasan untuk acara peluncuran bukuku di Resto Samikuring, tanggal 13 September 2009. Acara dimulai dengan santunan anak-anak yatim dari Jaguar Music dan dilanjutkan dengan peluncuran bukuku.

Salam FUNtastic.

+++

pelajaran hari ini : mimpi kita ternyata pasti terwujud, jadi mulailah bermimpi karena alam semesta dengan ridlo Allah swt akan mewujudkan mimpi itu, jadi kalau bermimpi saja malas, maka dijamin tidak akan bisa kemana-mana. untuk bisa bermimpi dan mewujudkan mimpi, silahkan ikut kelompok para pemimpi [kelompok masterminda TDA dimanapun anda berada]

Iklan
Published in: on September 6, 2009 at 3:26 pm  Comments (2)  
Tags: , , , , , ,

Mimpi Milad I TDA Bekasi

Ternyata banyak juga yang ngebayangin acara Milad 1 TDA Bekasi sesuai dengan impian saya, malahan pak Rawi sudah duluan waktu pulang dari acara Bangomania…

Impian hanyalah impian malahan hanya sebagai lamunan bila kita tidak segera action.

Action yang harus kita lakukan:
1. Acara milad 1 TDA Bekasi itu biasa saja tidak spektakuler sehingga kitapun sebenarnya bisa merealisasikannya.

2. Jumlah peserta yang hadir 3.000 orang itu biasa saja karena gampang memobilisasinya dengan rincian sbb:
sebelum acara tgl 02 mei 09 jumlah member sekitar 30 orang
setelah acara tgl 02 Mei 09 jumlah member sekitar 100 orang
setelah acara tgl 02 Agt 09 jumlah member sekitar 200 orang (skrg 150)
setelah acara tgl 10 Okt 09 jumlah member sekitar 400 orang
setelah acara tgl 05 Des 09 jumlah member sekitar 800 orang
setelah acara tgl 05 Feb 09 jumlah member sekitar 1600 orang
setelah acara tgl 05 Apri 09 jumlah member sekitar 3.200 orang

3. Peserta stand yang ikut pameran 300 orang itu mudah saja dengan rincian
Jumlah Mastermind awal 5 MM, setelah tgl 2 Mei menjadi 11 MM, setelah tgl 2 agt 09 menjadi 22 MM, 10 Okt 09 menjadi 44 MM, 5 Des 09 menjadi 88 MM, 5 Feb 09 menjadi 176 MM, 5 april 09 menjadi 352 MM. Masing2 MM buka stand ada 352 stand

4. Sponsor Rp. 500 juta ternyata masih terlalu kecil kalo dirinci sbb : stand MM sewa Rp. 1 juta/stand x 352 stand = Rp. 352 juta. Sponsor luar Rp. 150 juta

5. Yang lainnya lebih gampang lagi….

Yang harus diperhatikan :

1. Semua member TDA jangan hanya jadi penonton acara tapi harus aktif ikut terlibat bagian dari acara

2. Mulai sekarang aktif mengajak orang untuk ikut gabung di Komunitas TDA

3. Yang sudah menjadi bagian dari komunitas TDA segera bermastermind

4. Kalo sudah terbentuk kelompok Masterminda segera lakukan pertemuan

5. kalo sudah pertemuan segara lakukan action

6. kalo sudah action buka usaha segera lakukan promosi

7. Kalo sudah stabil silakan daftar jadi sponsor acara Milad

8. Kalo biayanya dirasa terlalu besar silakan nabung dari sekarang

9. Kalo sudah niat ya jalankan…..

Yang suka lucu, ironis serta aneh bin ahmad…..

1. Acara TDA kok yang aktif jadi sponsor malah orang lain…

2. Orang TDAnya gak yakin malahan ngeyakinin orang lain untuk jadi sponsor

3. Kalo orang luar berani sponsorin acara kita kok kitanya sendiri malah harus dipaksa paksa…

4. Untuk biaya promosi kok kita sering berat mengeluarkan biayanya padahal dengan promosi akan mempercepat perkembangan usaha

5. Hasil dari acara dananya dimasukin ke TDA peduli, secara tidak langsung bila kita ikut sponsor ikut juga bantu orang lain…

6. Ikut TDA kok gak buka2 usaha..padahal acara kemarin aja kita beri judul ‘Jadi pengusaha itu gampang”….

7. tambahin lagi yang lucu2nya he..he….

Jadi segera action…impian gampang terwujud !!!

Salam Mimpi
Ato Sunarto
08161667649

Published in: on Agustus 10, 2009 at 10:08 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , , , , ,

Mastermind Cikarang : Selalu ada yang baru

Kembali kelompok Mastermind Cikarang berkumpul untuk saling evaluasi “mimpi-mimpi” mereka. Satu demi satu anggota MMC1 ini mulai menyampaikan evaluasi terhadap mimpi mereka yang disampaikan dua minggu lalu.

Pak Agus Cahyo, tuan rumah langsung menyampaikan kekagumannya terhadap kegigihan tenaga pemasaran alat-alat cuci [jet cleaner] dan keberhasilannya menjalin kerja sama dengan bengkel cuci mobil. Dengan demikian, setiap ada yang servis di bengkel pak Agus mendapat bonus cuci gratis di bengkel cuci motor yang letaknya bersebelahan dengan bengkel Pak Agus.

Pak Ruwi, yang dua minggu lalu serba ragu-ragu dalam menentukan sikap, sekarang terlihat cerah ceria menyampaikan masukan dari teman-teman MMC1 yang telah dilaksanakannya dengan baik.

Saat ini usaha kursus musik yang digelutinya sudah memakai manajemen baru dan bahkan sudah mulai merambah dunia rekaman, suatu hal yang tabu dilakukan pada saat masih memakai manajemen lama.

Bahkan pak Ruwi sudah berhasil membuat blog sendiri http://jmstudiorental.blogspot.com/

Ini suatu hal yang tadinya tak pernah terpikirkan, mengingat keterbatasannya dalam penguasaan komputer. Sekarang hanya dalam waktu dua minggu, semua yang tadinya tidak mungkin ternyata begitu mudah mengalir dan menjadi mungkin.

Bahkan saat ini pak Ruwi sudah menyanggupi untuk membuka cabang di Yogyakarta, meskipun dia belum tahu banyak tentang bisnis Musik di Yogyakarta. Dengan adanya komunitas TDA, pak Ruwi mulai yakin bahwa semua urusan akan menjadi mudah bila berada dalam keluarga besar TDA. Pasti ada TDA di Yogya, dan komunitas itu diyakini akan memudahkan bisnis musik pak Ruwi di Yogya.

Pak Choirunas, di kesempatan ini menunjukkan juga optimismenya. PAk Nas yang tadinya ragu-ragu memasarkan sabun curah, sekarang mulai menunjukkan kegesitannya menawarkan dagangannya. Beberapa sasaran telah berhasil didekati dan saat ini masih dalam proses negosiasi.

Yang sudah jelas oke menjadi pelanggannya adalah Resto Samikuring, yang tidak lain adalah anggota TDA Cikarang. Disinilah terlihat sinergi yang begitu nyata di kelompok komunitas Blogger Cikarang yang sekaligus anggota mastermind Cikarang.

Kendala yang dialami hanyalah ijin dari Dinas Kesehatan, yang minta didoakan agar segera terbit. Para anggota MMC1, langsung mendoakan begitu mendengar kesulitan dari pak Nas ini. Semua kegiatan memang harus diikuti oleh doa, karena hanya Dialah yang maha Mengatur semua lalu lintas kehidupan kita.

Bintang hari ini tak lain dan tak bukan adalah sang ketua MMC1, tak lain tak bukan adalah pak Mualib. Target tahun lalu yang sudah mencapai 4,5 M, tahun ini sudah dia naikkan menjadi sekitar 7 M. Hampir 100 persen kenaikan targetnya.

Begitu runtut apa yang disampaikan pak Mualib, sehingga para pendengar menjadi terlongong-longong.  Salah satu hal yang disampaikan adalah proses negosiasi pembelian rumah di samping rumahnya. Yang tadinya harganya sekitar 650 juta, ternyata hasil negosiasi teralhir adalah 450 juta. Proses negosiasi yang berbelit-belit diceritakan dengan asyik oleh pak Mualib, sehingga banyak pencerahan yang dapat diambil oleh para pendengar.

Tahun ini yang masih menjadi mimpi pak Mualib adalah membuka cabang di Tangerang dan membuka toko peralatan safety [K3].

Yang menarik, dalam semua bisnisnya ini, pak Mualib tidak mengenal yang namanya jamuan tamu, bahkan beliau pernah menolak memberikan jamuan tamu dengan risiko kehilangan order, tetapi pada kenyataannya order itu tetap didapatnya.

Yang menarik lagi adalah website yang dipunyainya, meskipun tidak terlalu istimewa tetapi ternyata sudah mampu membantu mendongkrak orderan yang masuk ke pak Mualib. Bulan ini saja telah terjadi order sebesar 60 juta melalui websitenya.

Penampil mimpi selanjutnya adalah mas Gun yang terobsesi untuk membuat roti, kali ini mas Gun membawa contoh kue buatannya. Pak Arry Kurnia, yang ahli kue langsung menunjukkan kelebihan dari kue itu. Disamping itu, pak Akur dan teman-teman lain juga menyampaikan masukan agar kue yang dibuat menjadi lebih empuk.

Akupun menyampaikan masukan tentang peralatan mixer yang harganya murah dan kualitasnya lumayan bagus. Itu adalah alat masak yang sering didemokan oleh Koki kami dalam acara “cooking class” gratis yang diadakan oleh istriku.

Selanjutnya, Bu Wiwin menyampaikan terima kasih atas usaha teman-teman di TDA Bekasi dan Cikarang atas dukungan dan promosinya. Gara-gara ikut MMC1 ini, maka terjadi lonjakan pelanggan dalam dua minggu ini.

Saat ini Bu Wiwin mulai bermimpi lagi untuk melariskan usahanya di tempat lain dan mulai melakukan inovasi dalam hal bisnis minuman.

Pak Mualibpun kembali terusik dan menawarkan tanahnya seluas 1.800 m2 untuk dipakai sebagai ajang usaha para usahawan MMC1 ataupun Cimart.

Suasana makin meriah ketik abu Annas MY mulai angkat bicara. Saat ini beliau sudah membeli gerobak bekas untuk jualan KTB [kupat tahu bandung].

“Belum jualan, teman-teman sudah pada ke rumah nanyain mau jualan apa”, begitu ucap bu Annas.

Dua minggu lagi, kitapun sepakat untuk berkumpul di rumah Bu Annas untuk melihat jualannya.

Yang masih menjadi masalah adalah macetnya ide untuk membuat tulisan di Blog, sehingga sampai hari ini baru bisa buat blog tapi belum bisa mengisinya.

Aku yang kebagian ngomong tentang mimpiku langsung nyaut dengan teori menulis yang gampang. Apa yang diceritakan oleh Bu Annas dalam membuat tulisan di blog, kuminta untuk dituangkan sebagai artikel pertamanya.

Dua minggu lagi akan kita cek hasil tulisannya di blog.

Aku kemudian melanjutkan cerita mimpiku untuk menjadi penulis buku, seperti yang dua puluh tahun lalu pernah kuimpikan. Saat di Yogya dulu, aku rajin menulis dan memasukkan tulisanku di Kedaulatan Rakyat, sekarang aku sudah tidak pernah lagi menulis di koran, sehingga aku harus mulai berlatih menulis di koran lagi.

Dorongan dari teman-teman ini membuat aku mulai mengumpulkan cerita “unggulanku” dan mengumpulkannya dalam suatu blog yang kuberi nama blog dongengan. Isinya berkisar tentang cerita pak Dhe yang menjadi tokoh sentral dalam semua artikelku.

Bila telah terkumpul, maka saatnya memasarkan ke penerbit yang mau menerbitkannya adalah mimpi selanjutnya.

Bila mimpi ini terlaksana, maka mimpi selanjutnya sudah menanti, yaitu bagaimana menampilkan isi blogku itu sebagai sinetron di layar kaca.

Sekarang aku hanya perlu mencari gambaran sosok pak Dhe dan rencananya aku akan melombakan  gambar pak Dhe ini di blogku. Tinggal memikirkan hadiah apa yang cocok sebagai pemenangnya.

Saat hari mulai siang, maka pak Akur mulai bercerita tentang bisnis di Warung Garasinya. Bermacam-macam usaha akan dijadikannya menjadi satu tempat.

Masukan tean-teman untuk bersaing secara sehat dan baik menjadi hal yang diperhatikan pak Akur. Tak perlu takut berjualan hal yang sama dengan toko yang sudah ada. Semuanya sudah punya rekeki sendiri-sendiri, sehingga bukan tidak mungkin akan terjadi hubungan kemitraan yang saling menguntungkan.

Waktu jua akhirnya yang mengakhiri acara pertemuan pada hari itu. Paparan tentang properti yang disampaikan pak Mualib telah menutrup acara itu dengan semangat berbisnis yang luar biasa.

Selalu saja ada yang baru di setiap pertemuan dengan sesama pemimpi dari MMC 1 ini.

Sukses selalu, kapanpun, dimanapun dan jangan lupa selalu menghindari hal yang haram. Masih banyak yang halal di dunia ini dan tugas kita menggalinya tanpa ada yang meyuruh atau menunjukkan.

Selamat merealisasikan mimpi-mimpi kita.

Insya Allah berhasil.

Amin

Agus, EsHaPe, MasGun, Mualib, Anas, Rui, Akur, BuAnnas, Wiwin
…..
.
Published in: on Juni 7, 2009 at 4:02 pm  Comments (24)  
Tags: , , , , , , ,