Rekreasi Keluarga TDA BEkasi

Acara demo membuat mie PERTO, akhirnya berubah menjadi rekreasi keluarga. Bagaimana tidak, hampir semua peserta membawa buntut masing-masing. Ada yang lengkap sampai ke anak dan istri ada juga yang hanya membawa anak atau istri doank.

Suasana tentu saja jadi penuh guyub dan rukun. Kuperhatikan satu demi satu mereka yang datang terlambat. Mereka dengan perlahan-lahan mendekati arena demo dan mulai menikmati pentas tunggal pak Syam Perto.

Hampir tidak ada yang menggubris kedatangan para peserta yang terlambat, karena mereka sudah terbius oleh kedigdayaan sang suhu Syam Perto.

Mereka yang terlambat itu akhirnya mulai ikut tersenyum-senyum mendengarkan uraian yang selalu dibumbui oleh kekocakan sang suhu dan akhirnya merekapun ikut bersuara menimpali ucapan sang suhu.

Acara yang tadinya digagas oleh kelompok mastermind Cikarang 2 ini akhirnya memang menjadi arena untuk umum, artinya untuk semua warga TDA Bekasi. Bahkan ada juga warga di luar Bekasi yang ndaftar tetapi pada jamnya banyak yang tidak bisa datang.

Namun meskipun banyak yang tidak datang, tetapi ternyata yang datang malah lebih banyak dari yang tidak mendaftar. 20 bungkus bumbu dan daftar material+peralatan sudah ludes disimpan para peserta yang datang duluan, padahal peserta masih terus berdatangan.

Akhirnya dari daftar absen kulihat hanya 22 orang yang terdaftar dan mendaftar, selebihnya ada yang datang untuk belajar membuat mie tanpa peduli masalah daftar mendaftar. Salut buat MMC2 deh…!:-) Ini semua pasti gara-gara acara TDA Bekasi 2 Agustus 2009 yang mempertemukan orang gila beneran dengan orang yang beneran gila.

Pemikiran jangka panjangnya adalah bagaimana acara semacam ini diadakan secara rutin dan dengan peralatan yang sudah “ready” alias peralatan bersama.

Saat ini peralatan masih diadakan oleh beberapa orang, termasuk pak Syam meninggalkan beberapa peralatannya, agar kalau ada acara lagi dia tidak perlu membawa lagi dari rumah.

Ini sentilan atau ajakan tersembunyi dari pak Syam atau bukan aku tidak tahu, tetapi sebaiknya kita sikapi dengan mulai berpikir untuk pelatihan yang akan datang mungkin ada sekedar infaq untuk membeli peralatan baru yang bisa dipakai bersama.

Saat dialksanakan di rumah pak Ketua MMC2, pak Iman, maka semua peralatan dan bahan diadakan sendiri oleh pak Iman, sehingga yang datang benar-benar dipuaskan. Datang, duduk, dapat ilmu dan dapat kenyang [banget].

Menjelang siang aku pergi keluar sebentar karena anakku harus segera pulang ke Yogya dan ketika aku balik lagi ternyata peserta pelatihan sudah nambah lagi.

Tentu suasana menjadi makin ramai karena biang ribut sudah muncul. Siapa lagi kalau bukan pak Ato. Lelaki atau pria kecil yang selalu aktif bergerak tanpa bisa berhenti bergerak, sehingga paling susah dipotret.

Suasana pelatihanpun berubah menjadi suasana keakraban antar warga TDA BEkasi. Ada Poksa, MMB dan juga tuan rumah MMC. Belum lagi yang tidak kukenal dan langsung akrab saja [Sok Kenal Sok Dekat].

Pulang-pulang aku membawa banyak bingkisan dari kawan-kawan yang baru saja kukenal. Ada tetangga di kompleks Montana [aku di Puspita VII dan dia Puspita VIII], adajuga tetangga di Yogya [bersebelahan kampung].

Begitulah nafas TDA, saling memberi dan saling menerima sebagai suatu keluarga besar yang penuh rahmah.

Insya Allah. Amin.

++

Apa yang menarik dari bisnis waralaba Mie Perto ini?

Syarat yang sangat mudah, yaitu :

1. Beli bumbu pada pak Syam [5 ribu untuk 18 bungkus]

2. Bayar zakat 2,5% untuk disalurkan ke mereka yang membutuhkan [bukan ke pak Syam]

3. Ikuti dua syarat di atas dengan baik

4. Makin banyak berderma makin banyak rejekinya.

5. Tambahi sendiri kalau kurang, kalau dianggap cukup ya sudah, titik !

+++

Narsis Barengan

Narsis Barengan

kalau dijumlah sekitar 30 orang lebih yang hadir di acara ini

.

Published in: on Agustus 17, 2009 at 7:13 am  Comments (11)  
Tags: , , , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://mmc1.wordpress.com/2009/08/17/rekreasi-keluarga-tda-bekasi/trackback/

RSS feed for comments on this post.

11 KomentarTinggalkan komentar

  1. terimakasih mas eko dan bang syam, yang udah ngomporin terus..apalagi berikutnya ?

    • Sip pak,
      action dari bapak yang ditunggu
      hehehe…

      salam sakses mulia
      amin

  2. Saran saya buat peserta pelatihan segera praktekan ilmu yang sudah didapat dengan membuat sendiri di rumah, kalo masih ada yang lupa telpon langsung ke pak Syamsu, hasilnya bagikan ke tetangga,teman atau saudara. Minta masukan dari mereka…

    Segera buka usaha karena modalnya cukup terjangkau. Punya dana 1 juta juga sudah siap jadi pengusaha Mie Ayam…

    Ubahlah perilaku dari konsumen menjadi produsen….

    • Kayanya saya kesentil tuh sama saran Pak Ato…tapi sy yakin saran Pak Ato ini bukan maksud menyinggung saya…
      Semoga saja saya bisa lulus dengan IPK 10 dan segera launching depot Mie Ayam Sehat Perto Group…Amin.
      Progress sekarang lagi nyari ilmu “mencari tempat jualan yg pas”. Setelah ilmunya dapet, tinggal nyari lagi ilmu “membina karyawan”…(wah kayanya masih banyak neh mata kuliah yg harus diambil…hehhe)

      Salam ACTION!!!

      • makasih komentarnya pak Ato dan pak Hendra

        lain kali kita adakan lagi dengan sistem yang lebih mantap dan dengan pelatih yang sama

        salam

  3. Selamat buat cikarang yang sudah mengadakan acara demo masak. Semoga keakraban dan kebersamaan bisa menular juga kepada yang lainnya begitu juga bisnisnya….. amin

    • makasih doanya pak Rawi.
      Amin.

      Salam

  4. Mie nya Pa Suhu (Syamsu Perto)mak nyos !,
    Terimaksaih &
    salam fantastis

    • Sekarang master Mie Perto sedang bergerak membentuk sebuah koalisi Mie di Cikarang.

      Kita tunggu beritanya saja.

      Salam

  5. Ass,

    halo teman semua, kalo pengen gabung TDA bekasi dimana dan bagaimana caranya ya…

    Wass,
    Supriadi

  6. Salam.

    Mohon maaf, komentar ini tidak segera ditanggapi.
    Silahkan masuk ke http://tdabekasi.com/ dan masuk ke milisnya.

    Salam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: